Menyusun Instrumen Monev dan Tindak Lanjut

11:27 PM Add Comment
Setiap tahun Kepala Sekolah (KS) dinilai kinerjanya melalui mekanisme Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS). PKKS bertujuan untuk menilai kepemimpinan Kepala Sekolah dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) sesuai dengan peraturan. Salah satu komponen yang ada di dalam PKKS adalah Pengembangan Sekolah.

Dalam komponen Pengembangan Sekolah, salah satu kriteria penilaian adalah KS melakukan monitoring, evaluasi, dan pelaporan pelaksananaan program kegiatan sekolah/madrasah dengan prosedur yang tepat. Indikator kegiatannya adalah KS memiliki program kegiatan monitoring dan evaluasi (monev), memiliki instrument kegiatan monev, dan memiliki catatan hasil pelaksanaan monev.

KS dinilai baik dan berhasil dalam menjalankan tupoksinya apabila memiliki bukti fisik berupa program kegiatan monev, instrument monev, dan dokumen hasil monev. Untuk mendapatkan nilai terbaik, ketiga dokumen itu harus ada didokumentasikan secara lengkap dan benar.

Monev oleh KS dilaksanakan berdasarkan program kerja sekolah. Semakin banyak program yang direncanakan, semakin banyak pula instrument yang harus dipakai dalam monev. Namun demikian, monev bisa juga dilaksanakan dengan hanya membuat instrument berdasarkan 8 Standar Pendidikan. Dalam hal ini masing-masing keterlaksanaan program dimonitoring dan dievaluasi oleh KS. Selanjutnya hasil monev di laporkan kepada pihak-pihak terkait.

Setelah melaksanakan monev, kegiatan selanjutnya adalah merencanakan dan menindaklanjuti hasil monev dan pelaporan. Indikatornya adalah KS mempiliki program kegiatan tindak lanjut hasil monev, memiliki instrument tindak lanjut hasil monev, memiliki catatan hasil pelaksanaan program tindak lanjut, dan memiliki laporan pelaksanaan program tindak lanjut. Sebagai bukti fisiknya, KS harus mempunyai program tindak lanjut hasil monev, instrument tindak lanjut hasil monev, dokumen pelaksanaan tindak lanjut, dokumen laporan hasil tindak lanjut. Semua bukti fisik itu harus didokumentasikan secara lengkap dan benar agar nilai kinerjanya baik.

Kegiatan monev oleh KS selalu diikuti dengan kegiatan tindak lanjut. Berbagai temuan yang diperoleh ketika melaksanakan monev harus ditindaklanjuti. Tanpa tindak lanjut, kegiatan monev menjadi tanpa makna. Dan agar tindak lanjut bisa efektif, instrument kegiatan monev juga harus disusun secara baik dan tepat sasaran. Bila kegiatan monev dan tindak lanjut sudah berjalan dengan baik, KS bisa merencanakan kegiatan pada tahun berikutnya dengan lebih baik.

Baik monev maupun tindak lanjut hasil monev dimulai dengan penyusunan program dan disertai penyusunan instrument. Instrument yang dibuat harus memenuhi kriteria yang dibutuhkan dan bisa mengukur keterlaksanaan program. Setelah itu, diikuti dengan catatan hasil pelaksanaan program dan pelaporan.
Secara ringkas, pelaksanaan monev ini bisa dirinci menjadi 3 hal yaitu:
  1. Program kegiatan monev dan kegiatan tindak lanjut hasil monev.
  2. Penyusunan instrument kegiatan monev dan instrument tindak lanjut hasil monev.
  3. Catatan hasil pelaksanaan monev dan catatan hasil pelaksanaan monev.
  4. Laporan pelaksanaan kegiatan monev dan laporan pelaksanaan kegiatan tindak lanjut.
Program kegiatan monev bisa dilaksanakan berdasarkan 8 Standar pendidikan atau program kerja yang tercantum di dalam Rencana Kerja Sekolah (RKS). Masing-masing Standar Pendidikan dianalisis keterlaksanaan programnya. Selanjutnya dilengkapi dengan Catatan Hasil dan disertai alternative solusi sebagai bahan rencana tindak lanjut.

Berikut contoh instrument kegiatan monev.

Menyusun Instrumen Monev dan Tindak Lanjut
Contoh instrument kegiatan tindak lanjut hasil monev.


No
Komponen
Catatan
1
Standar Kompetensi Lulusan (SKL)

2
Standar Isi

3
Standar Proses

4
Standar Penilaian

5
Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan 

6
Standar Sarana dan Prasarana 

7
Standar Pengelolaan 

8
Standar Pembiayaan

 


Tahap terakhir dari kegiatan monev dan tindak lanjut adalah penyusunan laporan. Laporan harus dibuat dan disampaikan kepada pihak terkait agar pelaksanaan program dan evaluasinya bisa diketahui oleh pihak-pihak yang berkepentingan

Sumber : http://murman.gurusiana.id/article/menyusun-instrumen-monev-evaluasi-dan-tindak-lanjut-844236

Download Juknis dan Bank Soal Penilaian Akhir Semester (PAS) SMP Kab. Lombok Timur 2017/2018

5:29 PM 1 Comment

Pengantar


Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan kasih sayangNya kita masih diberi kesempatan untuk bekerja dan mangabdi dalam dunia pendidikan. Sholawat dan salam kepada junjungan alam Nabi Besar Muhammad SAW atas bimbingannya menuju jalan yang diridloi Allah SWT.

Cita-cita besar bangsa kita adalah mencerdaskan kehidupan bangsa yang secara operasional dijabarkan dalam undang-undang No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Menurut Undang-Undang Sisdiknas dunia pendidikan diharapkan terfokus pada perlPASan akses dan peningkatan mutu pendidikan serta pencitraan publik. Fokus tersebut diharapkan dapat dibangun secara berkeseimbangan untuk mengatasi persoalan yang dihadapi dalam dunia pendidikan.

Salah satu unsur yang penting dalam dunia pendidikan adalah pengukuran dan penilaian. Hal ini sejalan dengan ditetapkannya standar – standar dalam dunia pendidikan pada Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 45 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5670. Standar dimaksud mengikuti Standar Kompetensi Lulusan, Standar Proses, Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Pengelolaan, Standar Sarana – Prasarana, Standar Pembiyaan dan Standar Penilaian.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur telah mengambil kebijakan untuk menyelenggarakan penilaian terstandar yang dilakukan secara bersama – sama dalam semua jenjang pendidikan termasuk tingkat Sekolah Menengah Pertama. Kebijakan ini dipandang strategis dalam rangka pembinaan dan pemetaan mutu proses dan hasil pendidikan secara berkelanjutan.

Diharapkan penyelenggaraan Penilaian Akhir Semester pada semester Gasal tahun ini dapat dilaksanakan dengan lebih baik dibanding semester tahun pembelajaran yang lalu, dengan demikian akan terwujud penyelenggaraan PAS yang berkualitas dan bermartabat. Semoga ! 

Pendahuluan

Dalam rangka meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran dalam menghadapi Penilaian Akhir Semester (PAS) Semester Gasal tahun pelajaran 2017/2018 dipandang perlu merencanakan rangkaian kegiatan dan prosedur penyelenggaraannya agar sesuai Permendikbud nomor 23 tahun 2016. Kegiatan dan prosedur PAS tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan efesiensi dan efektifitas kegiatan penilaian bagi kelas VII , VIII dan IX yang dituangkan dalam alat/instrumen evaluasi dan penilaian yang baik dan berkelanjutan.

Untuk mencapai kualitas PAS yang makin baik dan terstandar dipelukan alat/instrumen uji yang terukur baik dari segi isi atau materi, proses maupun hasil yang diharapkan.

Secara kolaborasi SMP di Kabupaten Lombok Timur terorganisir dalam suatu Musyawarah Kerja Kepala Sekolah atau MKKS sebagai wadah profesi dipandang patut untuk memfasilitasi terselenggaranya suatu PAS dengan kualitas yang diharapkan akan dapat mengalami peningkatan yang berkelanjutan. Peran tersebut dapat dirancang mulai dari kegiatan awal, seperti merancang instrumen bahan Uji, melaksanakan uji empiris terhadap validitas alat uji, menyiapkan LJK dan sarana lain yang diperlukan hingga proses penyelenggaraan PAS dan pemetaan nilai dan hasil Penilaian dapat diperoleh dengan lebih valid .

Dalam upaya mewujudkan harapan – harapan tersebut, maka disusunlah petunjuk teknis ini sebagai bahan acuan dan pedoman dalam penyelenggaraan PAS Semester Gasal tahun 2017/ 2018 dengan lebih bermartabat. 

Selengkapnya Juknis Penyelenggaraan Penilaian Akhir Semester (PAS) SMP Kabupaten Lombok TimurTahun Pelajaran 2017/2018 dapat di download DI SINI.

Download Juknis dan Bank Soal Penilaian Akhir Semester (PAS) SMP Kab. Lombok Timur 2017/2018

Bank Soal

Selanjutnya untuk mempermudah guru maupun siswa di dalam mempersiapkan diri menghadapi PAS ini, berikut ini disajikan bank soal dari ketujuh mapel yang soalnya dari dibuat di Kabupaten. Bank soal tersebut terdiri dari soal-soal berbasis K13 dan berbasis KTSP.
  1. Pendidikan Agama Islam
  2. PKn
  3. Bahasa Indonesia
  4. Bahasa Inggris
  5. Matematika
  6. IPA
  7. IPS
 

SMPN 1 Terara gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan

4:30 PM 2 Comments
“Peringatan hari Pahlawan tahun ini menjadi agak Istimewa, karena bertepatan dengan ditetapkannya salah seorang putra terbaik bangsa yang berasal dari Nusa Tenggara Barat khususnya Kabupaten Lombok Timur yaitu Almagfurullah Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid menjadi Pahlawan Nasional.” Demikian dikatakan oleh Bp. M. Rosyidi, S.Pd. selaku Pembina upacara, dalam kegiatan upacara memperingati hari Pahlawan yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Terara Kabupaten Lombok Timur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Jum’at 10 November 2017. 
Upacara Hari Pahlawan SMPN 1 Terara
Dikutip dari situs LOMBOKPOST.NET Almaghfurullah TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid resmi dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Joko Widodo. Gelar tersebut diterima ahli waris Hj Siti Rauhun, didampingi Hj Siti Raihanun, di Istana Negara, Kamis, 9 November 2017.

Pemberian gelar tersebut bersamaan dengan tiga pahlawan nasional lainnya, yakni Laksamana Malahayati dari Aceh, Sultan Mahmud Riayat Syah dari Kepulauan Riau, dan Lafran Pane dari Daerah Istimewa Yogyakarta. Dengan pemberian gelar tersebut, Almaghfurullah Maulanasyeikh menjadi Pahlawan Nasional pertama dari Bumi Gora.

Upacara yang diikuti oleh lebih dari seribu orang siswa, guru dan pegawai di lingkungan SMP Negeri 1 Terara berlangsung dalam suasana spesial. Para siswa baik yang berperan sebagai peserta maupun petugas upacara tidak menggunakan pakaian seragam sekolah seperti biasanya, tetapi menggunakan pakaian yang bernuansa perjuangan. Ada yang menggunakan pakaian tentara, polisi, perawat, pakaian adat, dan sebagainya.

Upacara Hari Pahlawan SMPN 1 Terara
Menurut Kepala SMP Negeri 1 Terara, Drs. H. Kedan, M.Pd. bahwa memang sudah menjadi tradisi di SMPN 1 Terara, dalam memperingati setiap hari besar nasional maupun hari besar keagamaan selalu diupayakan memberi nuansa spesial agar para siswa dapat lebih menghayati makna dari masing-masing momen tersebut. Pemberian nuansa spesial itu antara lain dengan menggunakan pakaian-pakaian khas, misalnya pada peringatan hari Kartini, para siswi dianjurkan menggunkan busana ala kartini, peringatan hari Proklamasi, hari Pahlawan, menggunakan pakaian bernuansa perjuangan dan peringatan hari-hari besar Islam menggunakan busana Islami.

Akan tetapi dalam penerapan penggunaan busana khas tersebut dihimbau kepada semua siswa untuk tidak terlalu berlebihan dan tampil apa adanya. Pengalaman sebelumnya karena semua siswa terutama siswa putri ingin tampil maksimal, membuat mereka rela antri di salon-salon kecantikan. Akibatnya banyak dari mereka yang terlambat datang, bahkan ada yang datang ketika upacara sedang berlangsung.

Terlepas dari itu semua upacara memperingati hari Pahlawan kali ini berlangsung hidmat dan tertib, para petugas upacara menjalankan tugasnya dengan maksimal. Bahkan M. Rasyidi, S.Pd. selaku pembina upacara memberikan nilai 90 untuk penampilan mereka. (*)